Arsip untuk Mei, 2008

Pria Berbulu Domba *mari para ranger, kita basmi mereka*

Mei 8, 2008

Lembah kawah tangkuban perahu, ranger hitam menelusuri panjangnya jalan setapak tak berarturan yang sesekali terjal menanjak, jujur… saya nyasar….. :D

saat ku lihat seorang pria yang baru kukenal mendekati seorang wanita yang juga baru ku kenal. awalnya ku tak peduli… dan sedikit menggoda namun saat 2 jam sudah kami didalam hutan, tenaga mulai terkuras, semangat juga sudah runtuh… seorang wanita cedera dan butuh bantuan lebih…

sang pria yang mengaku sering menyatu dengan alam mulai terlihat cacat omongan. ranger hitam naik pitam, karena aku adalah orang yang tak suka melihat manusia dengan ego tinggi membangga banggakan kemampuan yang tidak mereka kuasai benar hanya untuk satu tujuan apa lagi hanya demi wanita…. di saat ini sang pria berbulu domba tidak mempedulikan yang lain hanya wanita yang ia pandang itu saja… ia mengacuhkan wanita cedera dan seorang bocah cebol yang jelas2 butuh tuntunan lebih…

aku tak tmn ku memang tak berkata kami ahli dalam hal ini, tapi apa guna membanggakan diri…. yang bisa kulihat saat itu, manusia dengan bangga yang besar namun dengan cacat yang jauh lebih terlihat di depan ku…..

aku trus tak tenang, sesekali ku sindir kemampuan terbatasnya itu… mulai kesal karena sang wanita terbuai kata2 palsu….sang teman menenangkan ku…. hingga aku sampai tujuan aku tak habis pikir…. kenapa pria senang sekali berdusta….. apa nyamannya berbohong seperti itu…??

ranger… aku tahu kalian sedang sibuk…, ranger merah dengan misinya, ranger kuning yang sedang menjelajah dunia sihir, ranger ijo dan biru yang mungkin sibuk dengan kuliahnya, dan ranger pink yang trus menanti pulang ke tanah ini….. namun… jika nanti bertemu mahluk ini.. segera di basmi…..

Misi

Mei 1, 2008

*Ranger Merah mode ON*

Photobucket

Zordon memberikan banyak misi dalam waktu yang begitu singkat pada saya.

Hanya dalam 3 bulan !!! Semua harus tuntas.

Sebuah kepercayaan yang luar biasa.

Di antara keseharian saya sebagai manusia biasa, saya harus menyempatkan diri untuk menyelesaikan berjuta misi yang ada.

Menggempur begitu banyak musuh yang menghadang.

Lelah.

Tapi inilah sebuah tanggung jawab.

Maaf kalau saya mengeluh, rangers.

*Ranger Merah mode OFF*