Arsip untuk ‘Green in action’ Kategori

Kehilangan Orientasi

Januari 24, 2009

Diawal kemunculannya, ide untuk membuat Blogger Rangers dianggap sangat menarik dan menantang. Saya berfikir dengan memandang sesuatu dengan cara pandang yang berbeda nantinya saya mendapatkan hasil yang berbeda pula dalam memandang sesuatu. Seperti melihat batu dengan bentuk tak teratur. Di lihat di depan bentuknya mungkin lonjong nggak jelas. Tapi kalu kita coba melihat dari sisi samping, mungkin bentuk batunya menjadi bulat sempurna.

Di awal-awal rencana, saya masih fasih untuk keluar dari raga dan masuk ke raga Tommy untuk melihat sesuatu dari pandangannya. Saya bisa melihat dua sisi yang berbeda dari suatu masalah. Tapi ternyata nggak bertahan lama. Semakin ke sini saya semakin sulit untuk melepaskan diri dari Payjo. Saya dijerat tali dan tidak bisa keluar. Akhirnya, saya kira saya tidak bisa lagi melihat suatu masalah dari dua sisi yangberbeda.

Ada yang mengira Blogger Rangers adalah proyek main-main. Menggunakan figur Power Rangers sebagai identitas tapi ternyata tulisan yang dihasilkan oleh para Rangers tidak berbeda jauh dengan tulisan-tulisan asli penulisnya. Saya sadari, memang sulit untuk melepaskan diri dari kepribadian yang sudah melekat.

Konsistensi konsentrasi yang tidak saya punya. Entah Ranger yang lain. Kita lihat saja ke depannya..

Power Rangers Krakatau

April 5, 2008

Apa ini?

Akh, cuman ngasih tau kalo Cinta Laura, Dimas Seto, Dwi Andhika, Agnes Monica dan Dude Herlino juga adalah anggota Power Rangers. Power Rangers Krakatau. bagaimana kisah mereka? Ikuti saja kisahnya.

Kapan-kapan musti kita ajak kopdar bareng :cool:

To: Zordon

Maret 30, 2008

Zordon, kostum baru saya pas bagian selangkangan,….. kekecilan.

Ugh,….  *sakit kejepit*

Introduction : Ranger Ijo

Februari 26, 2008

180px-greenranger.jpg

“Tommy!!”

Sial! Koq malah sekarang? Kenapa tidak nanti saja?

“Ini sudah kesekian kalinya kamu nggak nyetor uang keamanan, mana!!?” Suara cempreng Skullk. Pasangan abadi tanpa terpisah dari sosok buncit nan membahana (haiyah) Bullk. Dua pecundang pemimpi.

Hey, Tommy kan si Ranger Ijo yang gagah perkasa nan tampan? Kenapa kalah oleh 10 -Skullk dengan perawakan seperti angka satu sementara yang lainnya angka 0- pecundang berkentut sangat bau ini?

Karena hidup ini absurd dan paradoks –baik, jujur itu kata-kata yang hanya berusaha memperlihatkan si penulis berintelektual tinggi tanpa tahu artinya koq-. Dan tentu saja karena, si Tommy tidak mengikuti skenario yang biasa.

“Tidakkah kamu ingin belajar dengan rasa aman dan damai Tomm? Makanya jangan sekali-kali telat atau sampai lupa memberi jatah kami setiap hari. Atau kamu ingin saya hadapkan ke Mbak Rita, hah??!”. Suara Bullk dengan semburan air liur yang keluar ketika berbicara.

“Bukannya saya lupa teman-teman, tapi tugas dari Alpha kadang menyita waktu saya. Di tambah lagi tugas piket membersihkan tabung tempat Zordon berendam setiap hari”. Dan ini jujur.

“Dan kami percaya, huh?” Ujar mereka tidak mau tahu.

Menjadi Rangers bukanlah sebuah anugerah yang harus selalu disyukuri. Kadang juga menyebalkan. Pernah dipaksa menghentikan kenikmatan mengejan ketika pup karena harus segera mengusir monster-monster di kota? Saya pernah. Dan percayalah, itu sangat menyebalkan.

Di tambah lagi dengan kewajiban harus memakai kostum ketat nan melekat yang panas. Saya sendiri tidak suka lekuk-lekuk tubuh saya dinikmati sembarangan orang. Muhrim saja bukan koq!.

Dan Rp.15.000 jatah makan dikantin harus melayang pagi ini. Bayangan pecel lele harus rela digantikan nasi uduk dengan lauk bakwan satu potong.

Melawan saja kedua begundal dengan memakai kekuatan Rangers Ijo yang saya punya? Itu diharamkan kawan.

Entahlah apa Rangers-Rangers yang lain suka akan tugas mereka sebagai pahlawan berpakaian ketat. Toh saya baru di banding mereka. Baru dua bulan tapi yang tertampan.

Ranger Ijo, Tommy Out!!