Mengenang Kenangan

Februari 20, 2014 by

Sudah nyaris empat tahun sejak terakhir kali Ranger mengirim tulisan di blog ini. Waktu itu Ranger Hitam yang menulis tentang ketersesatannya. Otomatis kemudian blog ini dianggap sudah mati dan ditinggalkan penghuninya. Meski blog keroyokan karena ada enam orang penghuni toh nyatanya blog ini menjadi bukti jika blog mungkin memang hanya tren sesaat. Atau mungkin juga blog keroyokan semacam ini terlalu membebani para penghuninya karena tidak bisa terlalu bebas menulis sesuai dengan keinginannya.

Lalu setelah nyaris empat tahun, apa kabar penghuninya? Meski media komunikasi semakin beragam dan memudahkan, tapi sedikit informasi yang bisa saya dapatkan. Kyu Ranger Hitam sepertinya sedang sibuk kembali kuliah. Dhez Ranger Kuning malah saya tidak pernah tahu kabarnya lagi. Ranger Biru dan Merah yakni Adit dan Niez tentu saja mengurus keluarga bahagia mereka. Begitu juga dengan Azka Ranger Merah Jambu yang juga sudah berkeluarga. Demikian juga saya. Empat Ranger sudah sibuk mengurus keluarga dan menemukan kebahagiaan lain, satu Ranger sibuk menimba ilmu sementara yang satu hilang.

Lalu apa yang membuat saya memutuskan kembali menulis di blog ini? Jawabannya murni kangen. Meski punya kehidupan sendiri yang tidak lagi berhubungan dengan semua anggota Blogger Rangers, ada juga saat di mana saya mengenang kembali kejadian tempo dulu. Meski anggota Blogger Rangers jarang bertemu, saya sendiri baru sekali ketemu dengan Adit, Niez dan Kyu sementara dengan Azka dan Dhez malah belum pernah bertemu tapi seringnya mengobrol dengan mereka lewat Yahoo Messenger sudah cukup membuat saya ingin kembali mengulangi. Saya jadi ingin kembali cerita soal peristiwa yang lama, tapi di mana letak serunya kalau saya tidak punya orang lain untuk bercerita.

Sekitar empat tahun lalu saya pernah posting tentang ajakan kembali berkumpul di YM hanya untuk sekedar mengobrol santai tapi tidak berhasil. Mungkin cuma saya yang merasa melankolis begini.

Tapi saya akan kembali mencoba.

Hei kalian, tidak bisakah kita cerita soal masa kini bersama-sama jika memang cerita masa lalu sudah tidak menarik asalkan kita bisa kembali menyapa?. Hei, ayo kita cerita soal tips mendidik anak atau cara praktis menulis tesis. Apa saja. Ini bukan ajakan ketemuan untuk seru-seruan yang sepertinya terlalu merepotkan. Hanya sekedar mengenang kenangan.

Saya tunggu. Kodenya : 7422D448. Salam Ranger Ijo.

Black Lost In Space….

Oktober 11, 2010 by

Salam Rangers…

Apa kabar semua…

Ranger Hitam mengirim surat antar galaxi ke markas dari ujung dimensi lain. Sebuah kode S.O.S. dari tempat yang tidak tau juga ada dimana. Rasanya ingin sekali kembali seperti saat dulu bertempur bersama di dunia maya bersama rangers lain, tersenyum sendiri melihat layar komputer, atau mengetik membabibuta untuk mengejar ide yang tiba-tiba masuk kedalam otak kecil saya. Entah kapan terakhir saya benar-benar merasa ringan seperti itu.

Musim cepat berganti, waktu juga tidak mau berhenti. Roda kehidupan saya berputar sangat cepat sampai saya berada dalam titik hitam yang entah dimana ini. Berperang sendiri, terluka sendiri dan terkadang merasa jenuh sendiri, tapi memang begitu kan hidup yang harus saya jalani. Fight! sebuah kata yang terus saya ucapkan, berulang-ulang sampai bosan dan sudah tidak ada artinya lagi saat ini. Ranger hitam ini telah kehilangan kekuatanya untuk berubah, bahkan untuk melihat sesuatu di balik dinding tebal bertuliskan ‘mature’ saya terlalu takut untuk naik sendirian kesana dan tanpa sadar saya ternyata tidak melangkah kemanapun untuk keluar dari titik hitam ini.  Pertanyaan terbesar ranger lemah ini adalah…  Kemana arah layar ini harus kembangkan untuk saya bisa pulang, utara, barat, timur, atau selatan semuanya terlihat begitu gelap dan tidak memberikan sebuah kepastian.

I’m Lost In Space…. di tempat yang bahkan saya tidak tau apa-apa, tidak  mengenal seperti apa musik yang biasa saya dengarkan, seperti ada gambar yang selalu saya lihat dan seperti apa diri saya sebenarnya…

Ranger Hitam melapor… From The Middle Of Nowhere.

Rangers Kembali

Oktober 7, 2010 by

Blogger Rangers sudah lama menghilang, lama sekali. Blog ini pun sempat mati suri. Entah ke mana para ranger pergi. Ya, sesekali ada yang mengunjungi blog ini. Sekedar melihat sebentar untuk kemudian pergi lagi. Salahkah menghilang karena kami juga punya urusan yang harus kami urus sendiri?

Tentu saja tidak. Sama sekali tidak.

Anggap saja kemarin itu euforia masa muda. Kita kenalan, kita ngobrol, kita menggila, dan sekarang kita berpisah. Lama.

Rangers juga baru sempet ketemuan sekali dan cuma beberapa jam. Anggap saja motel, setelah dipakai ya kita tinggalkan.

Alhamdulillah itu bukan pikiran saya, dan Insya Allah bukan pikiran para Ranger juga. Kita boleh baru sekali ketemuan. Kita boleh jarang kontek-kontekan. Tapi ada satu yang bikin saya khususnya menganggap ini istimewa, persahabatan.

Oleh karena itu, lewat tulisan ini saya memanggil Kyu Ranger Hitam, Dhez Ranger Kuning, Adit Ranger Biru, Niez Ranger Merah dan Azka Ranger Pink agar pada waktu

Minggu, 10 Oktober 2010

Ba’da Isya (19:30)

Nyalakan YM kalian, kita akan ngobrol-ngobrol kayak dulu lagi.

Sekedar sapaan hangat atau ledekan akan sangaaat menyenangkan. Kita obrolin kopdar berikutnya kapan. Akh, dunia sedikit nyaman rasanya bila tahu ada teman dan sahabat.

 

Terlupakan

Maret 21, 2010 by

*tarik napas daleem*

Ranger Kuning melapor disini, setelah lama menghilang. Muncul tiba-tiba layaknya jelangkung, dan menghilang layaknya pocong. Ranger Kuning hadir untuk mengisi kekosongan hampa Blogsfer yang menurutnya monoton parah karena tak pernah dikunjungi lagi…

Wedeh, dilematis sekali saya ini. *ganti ke HERO MODE ON*

Okelah!

Ranger Kuning datang ke markas, tidak menemukan siapapun disana. Sepi. Hanya ada Zordon tengah terlelap, dan Alpha 5 yang lari-larian kesana kemari. Masih untung tidak ditemukan sedang main catur bersama Zordon—walau itu terdengar lucu. Bisa saja pada saat Rangers tak di markas, Zordon dan Alpha main catur. Atau gaple. Atau Domikado.

Intinya sih, markas sepi, sodara.

Dan Ranger Kuning rindu akan kawan-kawan Ranger-nya yang lain. Sibuk dengan urusan masing-masing, tak lagi bersua di Dunia Maya, seolah ada dinding pembatas. Adapun Ranger Kuning masih sering kontak dengan Ranger Hitam, namun itupun hanya sebatas pekerjaan.

Hai Rangers, apa kabar kalian? Lupa akan tugas muliakah?

Kapan kita akan beraksi bersama lagi?

….

Ranger Kuning, pamit.

Payjo: Blogger Rangers itu…

September 11, 2009 by

*Henshin Tommy ke Payjo = Succed!*

Sebelumnya, ijinkan saya berteriak

“UDARA BLOGOSPHERE SEGAR SEKALI BRADERRRRR*

Kali ini yang akan bercerita bukan Tommy si Ranger Ijo, Kimberly si Ranger Pink atau Ranger lainnya. Tommy yag anda tahu di blog ini, sedang menjelma ke sosok di balik topeng, Payjo. Saya akan bercerita, cerita dari kacamata seorang Payjo, bukan Ranger Ijo.

Uap

Beratus-ratus abad hari yang lalu, Allah mempertemukan saya dengan Adit, Niez, Kyu, Dhez dan Azk lewat blog. Tanpa saya ketahui dan sadari apa maksud pertemuan ini. Toh, kemisteriusan ini yang membuat perjalanan hidup terasa menggairahkan. Menebak-nebak kejutan apa yang akan Dia berikan. Lewat perantara teknologi lewat media blog dan YM, kami saling mengenal, menebak orang seperti apa mereka di sana.

Kami banyak bercerita, bercerita apa saja.

Adit dengan keluasan pengetahuan dan kedalaman ilmunya menjadi sosok panutan, referensi, yang dihormati. Karakter Adit adalah tipe orang yang dengan melihatnya saja kita akan merasa segan dan hormat karena aura kepintaran dan wibawa yang bisa menghentikan tanpa bicara kalau saya terlalu asyik mengumpat di Rapat Besar Harian Rangers (RBHR). Adit selalu bilang tentang sesuatu yang berama bayangan, yang jujur tidak saya mengerti sampai sekarang. Mungkin karena Adit selalu melihat ke bawah ketika berjalan, di temani bayangannya sendiri. lalu terinspirasi. Atu mungkin cuma mengharap ada uang yang jatuh di jalan? Mbuh.

Sebelum kenal Adit, saya bertemu wanita? orang ini. Niez. Niez ibarat air lemon. Manis menyegarkan tapi terkadang asam kecut menyebalkan. Niez itu pelukis, ketika dia merasa warna malam terlalu kelabu maka Niez meliukkan kuas-kuas di tangan dan memberi langit malam warna hijau stabillo yang cerah, orange tajam dengan semerbak kesegaran baunya dan tentu saja, merah. Memberikan semangat, menggelora. Niez yang memberi semangat, memastikan tidak ada U terbalik di setiap wajah para Ranger. Bahkan ketika Gordon yang kami pikir tidak punya ekspresi tiba-tiba berwajah masam, Niez menjadi penyelamat dengan menari hula-hula. Hanya agar Gordon kemali tersenyum. Luar biasa bukan?

Bagi saya, Niez itu suara riak air di sungai Cisadane. Setiap saya ingin mendengar irama ritmis riaknya, saya tinggal mendatangi kapan saja. Niez ada ketika saya ingin misuh soal hidup, atau menceritakan konyolnya ketika pertama kali ingin melamar Beib, atau sekedar berteriak Hell Yeah! tanpa tujuan. Niez selalu ada, apapun kondisi kita. Beruntung sekali Adit. Tapi tidak seberuntung saya memiliki Beib di sana.

DhezLalu ada Dhez. Ijinkan saya memanggil dia jentik nyamuk. Pernah melihat jentik nyamuk? Selalu bergerak, melenting-lentingkan tubuh, meloncat kesana-kemari. Tapi juga aneh. Exploding-odd.Jaah, apa pula itu. Kalau di RBHR Dhez sering sekali meghilang lalu tiba-tia muncul sambil tertawa keras, nggak jelas. Dhez seperti punya segunung bahan peledak di tubuhnya tanpa bisa di kendalikan. Bisa meledak tanpa sebab eksplosif. Pokoknya tipe manusia loncat mantul-loncat mantul. Berdasarkan skenario Saban, mestinya Ranger Ijo dan Ranger Pink yang memadu kasih (CMIIW) tapi di Bloger Rangers, Dhez si Kuning lah yang ketiban anugerah memadu kasih dengan Ranger Hitam, Kyu. *Di gosok makin siip!*

kyuKyu itu saya pikir korban, wajib diselamatkan. Kasian. Beberapa tahun yang lalu, Dikung tiba-tiba terkenal karena keautisan dan kebegoannya. efeknya seperti kentut, mempengaruhi yang lain. Maka muncul bloger-bloger yang saya kira hanya mengaku autis, bloger bego, bloger dungu, bloger down syndrome bloger tampan tak terkira dan bloger dengan keterbelakangan mental lainnya. Yah, mungkin karena semakin banyaknya manusia yang tumbuh setiap hari, menjadi berbeda agar terlihat dan diakui itu perlu. Tapi Kyu itu beda. Dia tampan berbakat dalam musik. Makanya, akan saya selamatkan Kyu dan bakatnya dari degradasi mental. Tunggu saya Kyu!!

Azka itu filsuf. Kalau RBHR ada Azka, maka saya bawa-bawa tas gamblok gede di pungung. Isinya otak cadangan. Perkataannya mengandung kiasan yang sukar diterjemahkan. Saya selalu merasa menjadi orang yang tidak tahu apa-apa di umur setua ini. Azka di umur yang baru mau 20 sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan sangat luas. Entah itu soal keimanan ataupun pengetahuan.

JoKalo Payjo, cuman 3 kata. Tampan Tak Terkira *dirajam*. Saya cuman simpatisan, figuran. Saya cuman yang nyolong ilmu dari anggota bloggerangers yang lain. Paling bengkok di antara yang lain. Paling peragu, paling dangkal dan paling cakep tentunya.

Es

Rencana Allah memang ajaib dan luar biasa. Dengan kemampuan dan latar belakang yangberbeda, 6 orang tersebut dipertemukan Allah.

Bersambung….

*Didedikasikan untuk Adit, Niez, Kyu, dan Dhez yang menghilang entah ke mana. Kalo Azka mah, baru kemarin ngirimin saya buku.

*Atas permintaan Adit & Niez, foto mereka saya tiadakan. Ditunggu Kopdar Rangers berikutnya yak!

**Azka juga minta foto dirinya dihilangkan.

Kehilangan Orientasi

Januari 24, 2009 by

Diawal kemunculannya, ide untuk membuat Blogger Rangers dianggap sangat menarik dan menantang. Saya berfikir dengan memandang sesuatu dengan cara pandang yang berbeda nantinya saya mendapatkan hasil yang berbeda pula dalam memandang sesuatu. Seperti melihat batu dengan bentuk tak teratur. Di lihat di depan bentuknya mungkin lonjong nggak jelas. Tapi kalu kita coba melihat dari sisi samping, mungkin bentuk batunya menjadi bulat sempurna.

Di awal-awal rencana, saya masih fasih untuk keluar dari raga dan masuk ke raga Tommy untuk melihat sesuatu dari pandangannya. Saya bisa melihat dua sisi yang berbeda dari suatu masalah. Tapi ternyata nggak bertahan lama. Semakin ke sini saya semakin sulit untuk melepaskan diri dari Payjo. Saya dijerat tali dan tidak bisa keluar. Akhirnya, saya kira saya tidak bisa lagi melihat suatu masalah dari dua sisi yangberbeda.

Ada yang mengira Blogger Rangers adalah proyek main-main. Menggunakan figur Power Rangers sebagai identitas tapi ternyata tulisan yang dihasilkan oleh para Rangers tidak berbeda jauh dengan tulisan-tulisan asli penulisnya. Saya sadari, memang sulit untuk melepaskan diri dari kepribadian yang sudah melekat.

Konsistensi konsentrasi yang tidak saya punya. Entah Ranger yang lain. Kita lihat saja ke depannya..


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.